Elon Musk Rekrut Hacker PlayStation 3 Untuk “Memperbaiki Twitter”

Dunia maya tengah dihebohkan oleh akuisisi Twitter oleh Elon Musk, yang kemudian membuat beberapa keputusan kontroversial yang mengundang kritikan dari berbagai pihak. Kini, Elon kembali bikin heboh dengan merekrut mantan hacker PlayStation 3. IDGS, Kamis, 24 November 2022 – George Hotz yang dikenal karena melakukan jailbreak carrier-lock iPhone dan meretas PlayStation 3 kini direkrut oleh […]

Elon Musk Rekrut Hacker PlayStation 3 Untuk “Memperbaiki Twitter”

Dunia maya tengah dihebohkan oleh akuisisi Twitter oleh Elon Musk, yang kemudian membuat beberapa keputusan kontroversial yang mengundang kritikan dari berbagai pihak. Kini, Elon kembali bikin heboh dengan merekrut mantan hacker PlayStation 3.

IDGS, Kamis, 24 November 2022 – George Hotz yang dikenal karena melakukan jailbreak carrier-lock iPhone dan meretas PlayStation 3 kini direkrut oleh Elon Musk untuk “memperbaiki Twitter” dalam waktu tiga bulan ke depan. Utamanya ia direkrut demi menyelesaikan permasalahan fungsi search dari Twitter.

Perekrutan ini bisa dibilang adalah Elon Musk menjilat ludahnya sendiri, atau mungkin lebih tepat “pertumbuhan karakter” seorang Elon Musk, untuk lebih berpikir terbuka dan tidak membawa masalah personal ke pekerjaan dan bisnis.

Dulu Musk pernah mencoba merekrut Hotz bagi Tesla — perusahaan otomobil di mana Musk juga menjadi CEO-nya. Namun gagal karena kedua pihak tidak mencapai kesepakatan. Hotz kemudian mendirikan Comma AI, perusahaan yang mengembangkan piranti lunak (software) mengemudi otomatis (autopilot) menyaingi Tesla.

 

Elon Musk rekrut hacker PS3 yang pernah ia cibir. (Foto: Carina Johansen/Getty Images/Twitter @realGeorgeHotz)

Pada saat itu, Elon Musk mencibir Hotz dengan menyebutkan bahwa ia merasa sulit bagi individu seperti Hotz atau perusahaan kecil untuk bersaing menciptakan software autopilot melawan Tesla yang benar-benar bisa digunakan di mobil.

Namun kini Elon Musk tak segan mengesampingkan cibirannya dan merekrut Hotz untuk menyelamatkan Twitter yang tengah jadi bahan perbincangan di dunia maya karena disebut-sebut bisa bangkrut di tangan Elon.

Bagaimana keduanya bisa “berdamai” dan kini bekerjasama? Semua bermula ketika Hotz memuji keputusan Elon Musk yang mempersilahkan pegawai yang tak ingin bekerja keras demi Twitter untuk pergi.

Ketika ada pengguna Twitter yang menyindir Hotz dengan menyebut opininya seolah mempromosikan etos rela bekerja tanpa bayaran yang layak, Hotz membalas dengan menyebut bahwa ia rela melakukannya tanpa bayaran kecuali biaya hidup di San Fransisco.

Elon Musk kemudian menyatakan ketertarikannya terhadap pernyataan Hotz. Siapa yang tak mau mendapat karyawan mumpuni dan rela digaji murah?

Keputusan menerima tawaran Elon Musk ini merupakan tantangan bagi Hotz karena ia harus kembali membuktikan bahwa dirinya bisa memperbaiki fungsi search Twitter dalam waktu 3 bulan, seorang diri tanpa tim.

Sayangnya ia tampaknya memang tak mampu melakukannya secara solo. Hotz kini mencoba meminta tolong kepada orang-orang di bidangnya untuk membantu dirinya menangani masalah Twitter.